Tukang Aqua Galon

Temen-temen yang punya usaha bengkel, pedagang keliling, warung pecel, tukang sayur, tukang bangunan, tukang las, tukang aqua, penjual keliling, cuci motor, potong rambut, warung kelontong atau usaha kecil tradisional offline lainnya wajib baca ini!

Temen-temen IM (Internet Marketer) menyingkir dulu ya karena ini ilmu basic sekali untuk anda, cukup share saja jika dirasa memberikan manfaat untuk yang lain, semoga mendapat pahala jariyah berantai.

Pentingnya List Building Untuk Usaha Kecil & Menengah Ke Bawah

Oke saya mau cerita dulu aja ya, beberapa bulan yang lalu (mungkin sudah lebih dari setahun, saya lupa) saya pasang pagar di rumah di Tukang Pagar/Las. Dari pasang pagar itu, saya dapat nomor hp tukangnya, saya dapat sampai 3 no hp dia.

Dan beberapa minggu yang lalu saya butuh masang kanopi. Otomatis saya hubungi lagi tukang pagar yang dulu. 3 nomor saya telepon tidak bisa, sms juga tidak bisa. Otomatis dong saya cari tukang pagar/kanopi lain untuk pasang di rumah saya. Lha wong tukang pagar itu seabrek, nyarinya mudah banget.

Dari kejadian inilah saya berkesimpulan banyak temen-temen pelaku usaha kecil tradisional masih belum menerapkan konsep list bulding yang biasa dilakukan oleh teman-temen IM. Dan saya rasa sudah saatnya pelaku usaha kecil tradisional menerapkannya.

List building itu apa? Mudahnya adalah anda mengumpulkan no kontak (no hp/wa,dll) dari orang-orang yang pernah belanja di tempat anda. Kumpulkan database pelanggan ada sesuai dengan media yang populer saat ini supaya mudah untuk menghubungi mereka. Akan jauh lebih baik bisa mendapatkan alamat email mereka juga.

Misal saat ini yang populer WA (Whatsapp) maka kumpulkan no WA pelanggan. Simpan baik-baik nomor mereka. Kumpulkan yang rapi misal kasih nama cust bengkel-1, cust bengkel-2, cust bengkel-3, dst.

Untuk apa? Untuk kita follow up nanti. Kita kasih penawaran-penawaran produk-produk atau jasa kita, untuk mengikat mereka supaya tidak lari ke penjual lain. Jangan nunggu pelanggan datang, tawarin mereka. Kita yang harus jemput bola.

Misal nih anda punya usaha bengkel. Dapetin no wa orang-orang yang pernah service di tempat anda. Kasih nomor wa kita. caranya? Bisa melalui nota. Waktu nulis nota tanyain no wa mereka, kemudian di nota kasih nama bengkel kita dan no wa kita.

Kasih tau kalau misalnya permasalahanya masih belum beres atau ada apa-apa kontak wa saja yang ada di nota. Yang paling penting, no tlp/wa kita jangan gonta ganti!!

Ini kesalahan yang tukang pagar tadi lakukan. Jangan ditiru!!!

Setelah dapat no kontak dari orang yang pernah service di bengkel kita bagaimana?? Kita tawarin dengan jualan kita. Kalau orang bengkel biasanya bisa sambil jualan motor bekas. kirim pesan dan tawarkan ke database wa kita tadi, kasih tau kalau kita lagi ada motor bekas harganya sekian, barangnya seperti ini, dll.

Contoh lain : Jasa cuci motor, tukang cukur, laundry. setelah database orang-orang yang pernah nyuci ditempat kita terkumpul kita kirim wa satu-satu kasih tau kalau kita ada promo free nyuci motor/free cukur/free laundry dengan syarat sudah pernah nyuci/cukur/laundry 5 kali sebelumnya.

Contoh lain lagi : Tukang aqua/isi ulang keliling. Ini sering saya alami juga, tukang aqua keliling komplek perumahan saya. sering pas keliling itu pas stok aqua masih ada setengah/sepertiga. Otomatis saya gak beli pas dia keliling. nah pas giliran aquanya habis, malah gak keliling. jadinya kan saya beli di tempat lain.

Coba kalau tukang aqua ini ngasih no wa nya. tiap kali habis saya tinggal wa saja minta di anterin. Dannn yang paling penting, nanti ketika banyak pesaing tukang aqua keliling lainnya, pasti saya tetap akan menghubungi tukang aqua ini lewat wa, gak pindah ke tukang aqua lain.

Pas lagi sepi butuh buat bayar hutang, tinggal WA aja ke pelanggan kita, kirimi aja wa misal seperti ini : “Assalamualaikum… stok aquanya sudah habis pak/bu? Kalau sudah habis biar saya antar sekarang.”.

Wuhhh itu yang dikirimi pasti merasa sangat diperhatikan oleh tukang Aqua 🙂

Insya Allah satu dua ada yang balas, “Iya pak mau habis nih.. sore anter ke rumah ya”, “masih ada nih bisa sampai besok, besok aja ya anterin”, dll.

Lalu analisa juga kira kira pelanggan anda tersebut berapa hari sekali order Aqua, jadi kedepannya anda punya perhitungan kapan saat yang tepat untuk WA mereka & menawarkan pengiriman Aqua.

Nah kurang lebih seperti itulah. Sesuaikan implementasikan dengan usaha anda. Persiapkan persaingan dengan pelaku usaha lain yang sama dengan usaha kita mulai dari sekarang. Bangun database pelangganmu, jangan sampai lari ke tempat lain. Semoga bermanfaat.

Penulis : Herahadi
Penyunting : Ardian

P.S :
Di Aplikasi Rekap terdapat fitur Pelanggan, dimana nantinya data pelanggan anda tersebut bisa di Export dalam format Excel untuk promosi lebih lanjut seperti Email Marketing, Facebook Custom Audience, dll